0852-2222-6638 | sdn010bb@gmail.com
Berita Terbaru

Hari Pramuka ke-65: Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

14 Agustus 2026     49 kali dibaca
Hari Pramuka ke-65: Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

Tanjungpinang, 14 Agustus 2026 — Hari ini, Jumat, 14 Agustus 2026, seluruh anggota Gerakan Pramuka di Indonesia memperingati Hari Pramuka ke-65. Peringatan tahun ini menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat pengabdian, gotong royong, kemandirian, serta kepedulian terhadap pembangunan bangsa.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menegaskan bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya berperan dalam pembentukan karakter generasi muda, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional.

Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menjelaskan bahwa tema tersebut membawa pesan penting, yaitu memantapkan transformasi organisasi agar semakin modern, profesional, dan tertata, sekaligus mendorong keterlibatan Pramuka dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. Semangat tersebut diarahkan untuk mempersiapkan generasi muda yang mampu berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045. 

Sekilas Sejarah Hari Pramuka

Penetapan tanggal 14 Agustus sebagai Hari Pramuka memiliki latar belakang sejarah yang penting bagi perjalanan Gerakan Pramuka di Indonesia.

Sebelum Gerakan Pramuka terbentuk, terdapat berbagai organisasi kepanduan yang berkembang di Indonesia. Pemerintah kemudian berupaya menyatukan berbagai gerakan kepanduan tersebut ke dalam satu organisasi nasional. Pada 20 Mei 1961, melalui Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961, Gerakan Pramuka ditetapkan sebagai organisasi pendidikan kepanduan nasional. 


Selanjutnya, pada 20 Juli 1961, berbagai organisasi kepanduan menyatakan ikrar untuk meleburkan diri ke dalam Gerakan Pramuka. Momentum tersebut dikenal sebagai Hari Ikrar Gerakan Pramuka. 


Puncaknya terjadi pada 14 Agustus 1961. Pada tanggal tersebut, Gerakan Pramuka diperkenalkan secara resmi kepada masyarakat dalam sebuah upacara di halaman Istana Negara. Presiden Soekarno menyerahkan Panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Praja Muda Karana kepada Sri Sultan Hamengku Buwono IX selaku Ketua Kwartir Nasional pertama. Panji tersebut kemudian dibawa dalam pawai keliling Kota Jakarta.


Penganugerahan Panji tersebut juga memiliki dasar hukum melalui Keputusan Presiden Nomor 448 Tahun 1961 tentang Penganugerahan Panji kepada Gerakan Pendidikan Kepanduan Praja Muda Karana, yang ditetapkan pada 14 Agustus 1961. 


Karena peristiwa bersejarah tersebut, tanggal 14 Agustus kemudian ditetapkan dan diperingati setiap tahun sebagai Hari Pramuka. Dengan demikian, Hari Pramuka bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi menjadi pengingat atas cita-cita besar Gerakan Pramuka dalam mendidik dan membentuk generasi muda Indonesia.


Pramuka dan Tantangan Masa Depan

Memasuki usia ke-65, Gerakan Pramuka dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, gotong royong, kepemimpinan, kemandirian, dan kecintaan terhadap lingkungan tetap relevan untuk membentuk generasi muda yang tangguh.


Tema swasembada pangan juga memberikan ruang bagi Pramuka untuk mengambil bagian melalui berbagai kegiatan nyata, seperti pemanfaatan lahan, pertanian sederhana, hidroponik, penghijauan, pengelolaan lingkungan, edukasi pangan, serta kegiatan produktif lainnya.


Di lingkungan sekolah, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui kegiatan Pramuka yang tidak hanya mengajarkan keterampilan kepramukaan, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan ketahanan pangan sejak usia dini.


Generasi muda yang memiliki karakter kuat, keterampilan, kreativitas, kepedulian lingkungan, serta semangat gotong royong merupakan modal penting untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.


Momentum Memantapkan Pengabdian

Peringatan Hari Pramuka ke-65 hendaknya menjadi momentum bagi seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk terus mengamalkan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.


Pramuka harus terus hadir sebagai bagian dari solusi—di sekolah, masyarakat, lingkungan, maupun dalam berbagai agenda pembangunan bangsa.


Selamat Hari Pramuka ke-65.


14 Agustus 2026


“Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”


Salam Pramuka! 🪢🇮🇩