TANJUNGPINANG — Suasana tertib dan penuh semangat terlihat di Rumah Quran saat puluhan murid SD Negeri 010 Bukit Bestari mengantre untuk menyetorkan bacaan Al-Qur'an mereka. Pembelajaran mengaji di lokasi ini tampil beda dengan memanfaatkan teknologi pemindaian kartu barcode melalui sistem AWANG untuk memantau perkembangan mengaji setiap siswa secara akurat.
Para murid tampak sabar berjejer menunggu giliran dipanggil ke hadapan guru ngaji. Begitu giliran tiba, guru ngaji terlebih dahulu memindai (scan) kartu barcode AWANG yang dibawa oleh siswa. Melalui sistem ini, catatan capaian bacaan, jilid, hingga kehadiran murid terintegrasi secara digital.
Fleksibilitas menjadi salah satu keunggulan dalam program ini. Penentuan jadwal mengaji tidak dipaksakan satu waktu, melainkan berdasarkan kesepakatan antara murid dan guru ngaji agar tidak mengganggu aktivitas sekolah harian anak.
Berdasarkan pemantauan data pada aplikasi AWANG, rentang waktu mengaji siswa terbagi dalam beberapa sesi. Ada kelompok siswa yang memilih mengaji pada sore hari selepas jam sekolah, dan ada pula yang mengambil jadwal pada malam hari seusai salat Magrib.
Pemanfaatan kartu barcode AWANG ini tidak hanya melatih kedisiplinan dan budaya antre para murid SDN 010 Bukit Bestari, tetapi juga memudahkan guru serta orang tua dalam memantau grafik perkembangan kemampuan membaca Al-Qur'an anak secara transparan dan terstruktur.
| Tanggal | : 08 Agustus 2026 |
| Dilihat | : 204 Kali |